Expedia Tidak Mengenakan Biaya Pembatalan
Pesan, ubah, atau batalkan pemesanan di hampir semua hotel tanpa harus membayar biaya pembatalan ke Expedia
4,7 dari 5 (799 ulasan)
4,3 dari 5 (1.330 ulasan)
4,7 dari 5 (61 ulasan)
4,5 dari 5 (1.048 ulasan)
4,1 dari 5 (628 ulasan)
4,3 dari 5 (599 ulasan)
4,4 dari 5 (2.550 ulasan)
4,2 dari 5 (659 ulasan)
4,7 dari 5 (215 ulasan)
4,3 dari 5 (1.569 ulasan)
Pesan, ubah, atau batalkan pemesanan di hampir semua hotel tanpa harus membayar biaya pembatalan ke Expedia
Sebagai tempat berdirinya Jembatan Golden Gate yang terkenal dan lokasi pertemuan pertama dari apa yang kemudian dikenal sebagai Summer of Love, beberapa keterkaitan San Francisco dengan budaya populer sulit untuk diabaikan. Kota bekas Perburuan Emas ini, yang sekarang menjadi kota terbesar keempat di California, penuh dengan lokasi terkenal dan gambar film. Apakah kota ini mengingatkan akan Steve McQueen yang mengebut di sekitar cityscape yang terkenal dalam film 'Bullitt', atau Clint Eastwood yang merencanakan pelariannya dari Alcatraz yang menakutkan, San Francisco selalu terpatri dalam pikiran setiap penggemar film.
Kisah kota
Namun, coba gaji sejarah San Francisco dan Anda akan menemukan bahwa, tidak seperti film, kota ini memiliki kisah nyata yang layak diceritakan. Penduduk San Francisco membengkak seiring dengan demam Perburuan Emas di tahun 1840, membuatnya sebagai kota terbesar di West Coast selama era tersebut. Bank, pedagang (termasuk pabrik coklat Ghriadelli yang kini terkenal), dan kemunculan rel kereta transkontinental pertama, mendatangkan cukup kemakmuran untuk membangun gereja, teater, dan trem pertama. San Francisco berkembang pesat, menjadi kiblat budaya dan kemegahan di bagian Barat Amerika yang belum berkembang. Kemakmuran selama periode ini menyebabkan maraknya pembangunan rumah dan bangunan bergaya Victoria, yang kemudian menjadi daya tarik kontemporer di antara para turis dan penduduk lokal.
San Francisco sering kali dianggap sebagai pusat pemikiran liberal dan pencampuran budaya; kota ini dikenal sebagai tempat Summer of Love dan perintis dalam gerakan hak kaum gay di Amerika Serikat. Hampir 40 persen penduduknya dilahirkan di luar negeri, menciptakan pembauran penduduk dan kawasan lingkungan yang sangat beragam, termasuk Chinatown yang merupakan salah satu yang terbesar di Amerika, Little Italy, dan Mission District bernuansa Latin Amerika. Kota ini telah menyaksikan serbuan kaum penulis dan seniman di tahun 1950, kaum hippy di tahun 1960, dan pengulangan kesuksesan pertumbuhan sektor keuangan di tahun 1990 dengan masuknya Internet - semua faktor tersebut telah membuat San Francisco sebagai kota yang makmur dengan standar hidup yang tinggi dan hiburan serta pentas seni yang solid.
Dapatkan yang Anda sukai
San Francisco merupakan lokasi dari beberapa situs ikonik, termasuk jembatan Golden Gate, Pulau Alcatraz, dan Coit Tower. Cobalah naik kapal untuk tur dermaga yang menakjubkan atau dapatkan city pass untuk mengunjungi semua objek wisata terkenal.
Turun naik sejumlah bukit dengan trem juga merupakan ciri khas kota ini. Dengan jumlah kawasan dengan karakteristik berbeda tidak banyak, San Francisco tidak sulit untuk dieksplorasi dengan berjalan kaki (dengan bantuan trem atau bus bertingkat untuk bukit yang lebih curam). Temukan pusat perbelanjaan dan hiburan di Union Square dan Financial District; cendera mata dan turis di Fisherman's Wharf; hotel mewah dan pemandangan di Nob/Russian Hill; dan peninggalan kaum hippy bohemia di Haight.
Sebagai kota terpadat (dan paling banyak dikunjungi) kedua di Amerika Serikat, San Francisco menawarkan objek wisata baru dan warisan peninggalan di setiap sudut dan berusaha memenuhi kebutuhan untuk hampir setiap tipe pelancong.