Jangan lewatkan kesempatan langka untuk melihat bunga sakura di sepanjang sungai Sumida. Berjalan-jalanlah di tepi sungai Sumida, tempat yang terkenal sebagai tempat melihat bunga sakura selama berabad-abad. Nikmati keindahan, suasana, dan cita rasa yang menakjubkan dari pohon sakura yang bermekaran dengan latar belakang Tokyo Skytree.
Setelah berjalan-jalan di sepanjang sungai sambil menikmati bunga sakura, kita akan beralih ke sejarah Tur untuk belajar tentang Jepang. Bagaimana jika berjalan-jalan setengah hari di Asakusa dapat mengungkapkan kisah yang lebih besar dari Jepang? Tur ini jauh melampaui sekadar tamasya, menggunakan tengara nyata untuk menjelaskan tidak hanya apa yang Anda lihat, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk memahami sejarah, kepercayaan, dan masyarakat Jepang. Dengan pemandu ahli Anda, Anda akan melakukannya:
1) Menjelajahi Jepang yang telah terisolasi selama 300 tahun dan membuka diri kepada dunia.
2) Memahami mengapa Jepang memilih Belanda sebagai satu-satunya mitra dagang ketika menutup diri.
3) Mempelajari bagaimana seni Jepang abad ke-19 berdampak pada Barat, terutama impresionis Prancis.
4) Jelajahi bagaimana Shinto dan Buddha telah hidup berdampingan selama lebih dari satu milenium, dengan jemaah yang sama dan pengaruh yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
5) Bandingkan simbolisme Jepang dan Barat, termasuk naga.
6) Jelajahi pola pikir yang sama di Jepang dan Barat satu milenium yang lalu.
7) Rasakan kontras antara kuil suci dan bekas distrik hiburan
8) Jelajahi jalur nostalgia pascaperang, dan jalan-jalan yang membangkitkan kembali Jepang zaman Edo.
Pemberitahuan penting:
Waktu mekarnya bunga sakura bervariasi tergantung pada kondisi cuaca. Tergantung pada ramalan mekarnya bunga atau faktor lainnya, Anda dapat membatalkan reservasi untuk mendapatkan pengembalian dana penuh hingga 24 jam sebelum acara dimulai. Jika bunga mekar tidak tersedia, Tur akan fokus pada sejarah besar Tur untuk mempelajari Jepang.