Sewa perahu tradisional yang nyaman selama 3 jam (Tur) dengan nakhoda, berangkat dari Monterosso. Naiklah ke kapal kami yang nyaman dan jelajahi keindahan
Pantai dari Monterosso hingga Riomaggiore, menjelajahi pemandangan yang menakjubkan dan desa-desa menawan yang terletak tinggi di atas laut. Kami akan berangkat dari
Monterosso, lalu langsung menuju Pantai Fegina, di mana kita dapat mengagumi patung Sang Raksasa, sebuah patung yang terbuat dari beton bertulang dan besi yang dibangun pada tahun 1910, karya Arrigo Minerbi dari Ferrara dan insinyur Levacher. Bangunan itu didirikan atas prakarsa Giovanni dan Juanita Pastine, dua warga asli Monterosso yang telah kembali dari Argentina setelah berhasil mengumpulkan kekayaan. Patung setinggi 14 meter dan berbobot 1.700 kuintal ini menggambarkan Neptunus.
Setelah mengambil beberapa foto, kami akan melanjutkan perjalanan ke selatan, dan kota pertama yang kami temui adalah Vernazza, salah satu desa terindah di Cinque Terre, yang terkenal di seluruh dunia karena suasananya dan dianggap sebagai permata yang terselip di antara laut dan tebing. Didirikan sekitar tahun 1000, tempat ini menawarkan pemandangan unik berupa tembok batu kering dan kebun anggur. Setelah menikmati keindahan pelabuhan kecil Vernazza, kita akan berlayar menuju Teluk Guvano, sebuah pantai kerikil yang indah dan masih alami, yang diterpa air berwarna biru kehijauan serta dikelilingi semak-semak khas Mediterania. Perhentian di Guvano diperuntukkan bagi kegiatan berenang dan snorkeling; masker dan pelampung disediakan di atas kapal. Setelah kegiatan air tersebut, akan disajikan prosecco, Aperol Spritz, bir, dan sebagainya. Perhentian kami berikutnya adalah Corniglia, desa pusat di Cinque Terre, satu-satunya desa yang tidak berbatasan langsung dengan laut. Tempat itu berdiri di atas tanjung berbatu setinggi sekitar 100 meter di atas permukaan laut, di sebuah lembah yang dipenuhi kebun anggur. Setelah mengambil beberapa foto, kita akan tiba di Manarola, salah satu desa paling menawan dan romantis di Cinque Terre. Dibangun di atas tebing setinggi 70 meter, rumah-rumah berwarna-warni di sana menghadap ke laut. Desa ini memiliki ciri khas berupa lanskap yang bergelombang, dengan gang-gang yang sempit dan curam. Setelah sekitar 10 menit berlayar, kita akan tiba di Riomaggiore. Desa ini telah ada sejak abad ke-7 dan menjadi contoh nyata keindahan Cinque Terre serta lingkungan alamnya yang didominasi oleh vegetasi Mediterania. Rumah-rumah tersebut dicat dengan warna-warna khas Liguria dan memiliki dua atau tiga lantai. Dalam perjalanan pulang, kami akan berlayar sekitar 500 meter dari pantai untuk menikmati pemandangan Teluk Cinque Terre yang menakjubkan sebelum kembali ke pelabuhan keberangkatan.