




Kisah Hantu Ubin
Fasilitas
Ringkasan
Lokasi aktivitas
Titik Temu/Berangkat
Periksa ketersediaan
Kisah-kisah menghantui tentang Ubin Tur
Rencana perjalanan
18:30 hingga 18:50 (20 menit): Perkenalan di Alun-Alun Kota Ubin
Segmen: Yang Hidup dan yang Masih Hidup
Konten: Tur dimulai dengan perkenalan Pulau Ubin sebagai kampung terakhir yang masih ada di Singapura. Pemandu ini berbagi cerita tentang tragedi bekas panggung Wayang dan relokasi kuil Tua Pek Kong, yang menunjukkan bagaimana kepercayaan spiritual telah lama terjalin dengan kehidupan masyarakat pulau ini.
18:50 hingga 19:20 (30 menit): Pos Pemeriksaan 1: Tambang Pekan
Segmen: Di Mana Air Mengingat
Isi Peserta belajar tentang warisan penggalian batu granit di Ubin. Pemandu ini menceritakan tentang kecelakaan industri dan menjelaskan kepercayaan lokal seputar air, energi yin, dan pembalasan karma, yang menggambarkan lanskap ini sebagai penjaga ingatan.
19:20 hingga 19:50 (30 menit): Pos Pemeriksaan 2: Pemakaman Tionghoa (Sungei Tiga)
Segmen: Ritual untuk yang Hidup dan yang Mati
Isi: Perhentian ini mengeksplorasi prinsip-prinsip feng shui Teochew yang terlihat pada penataan kuburan, berdasarkan “Duduk di atas bukit, menghadap ke laut.” Panduan ini menjelaskan bagaimana praktik pemakaman membentuk keberuntungan, warisan, dan status sosial bagi orang yang masih hidup dan yang sudah meninggal.
19:50 hingga 20:20 (30 menit): Pos Pemeriksaan 3: Kuil Tua Pek Kong
Segmen: Kuil yang Berbicara Melalui Mimpi
Isi: Peserta akan mengunjungi situs asli kuil Tua Pek Kong yang telah ditinggalkan. Panduan ini menceritakan sejarah lisan tentang dewa yang berkomunikasi melalui mimpi untuk meminta penghormatan dan pemulihan, menyoroti ikatan spiritual yang erat antara
Apa yang sudah termasuk dan apa yang belum
Ketahui sebelum memesan
- Tur beroperasi baik hujan maupun panas, dengan penjadwalan ulang hanya jika cuaca tidak memungkinkan.
- Peserta harus memiliki kebugaran sedang untuk berjalan kaki selama 2,5 hingga 3 jam dengan tanjakan dan turunan.
- Ini adalah cerita Tur yang menampilkan kisah nyata yang dikumpulkan oleh Eugene Tay, bukan kegiatan berburu hantu.
- Tur mencakup area tertentu di Pulau Ubin dan tidak melibatkan perangkat paranormal.
- Peserta setuju untuk tidak meminta pertanggungjawaban penyelenggara atas kejadian alam yang tidak terduga.