Bergabunglah dalam Tur di pagi hari, dimulai dengan berkendara ke Sea Point Promenade, di mana sepasang kacamata hitam baja tahan karat raksasa, yang dimaksudkan untuk menghormati mendiang presiden Nelson Mandela, menatap ke arah Pulau Robben, tempat ia dipenjara. Simak lebih lanjut tentang Robben Island, situs bersejarah penting yang menjadi simbol ketangguhan, harapan, dan perjuangan untuk keadilan di Afrika Selatan.
Setelah itu, lakukan perjalanan dengan pemandu lokal yang ahli ke Bonteheuwel dan Athlone di Cape Flats, pusat budaya yang memiliki hubungan signifikan dengan perjuangan anti-apartheid. Nikmati kelezatan lokal yang terkenal, The Gatsby, yang diperkirakan berasal dari jantung Cape Flats.
Setelah itu, dengarkan lebih banyak tentang pahlawan Athlone, aktivis anti-apartheid berusia 20 tahun, Ashley Kriel, yang ditembak mati oleh polisi keamanan di 'rumah aman' di Athlone dan Anton Fransch, anggota komunitas pendidikan Afrika Selatan yang berdedikasi, yang menghadapi akhir yang brutal dalam 'Pertempuran Athlone' yang epik.
Kunjungi Trojan Horse Memorial, untuk memperingati Pembantaian Kuda Troya, saat tiga orang pemuda terbunuh dan beberapa lainnya terluka oleh anggota polisi keamanan apartheid.
Rangkaian Tur kembali ke Cape Town dan berakhir di Balai Kota Cape Town, tempat Nelson Mandela pertama kali berpidato di depan bangsa sebagai orang bebas pada 11 Februari 1990, setelah 27 tahun dipenjara, yang merupakan simbol paling mencolok dari berakhirnya apartheid di Afrika Selatan, yang membuka jalan bagi pemilihan umum demokratis pertama yang diselenggarakan pada bulan April 1994.