Mulailah perjalanan Anda di Museum Pembuatan Sake Tamba Toji, tempat Anda akan mempelajari dasar-dasar pembuatan sake: pemolesan beras, pengukusan, pembiakan jamur koji, serta pengendalian fermentasi dengan ketelitian yang luar biasa. Jelajahi Betapa dulu produksi sake sepenuhnya bergantung pada keahlian manusia, kepekaan terhadap suhu, dan kesadaran yang hampir bersifat spiritual terhadap mikroorganisme yang bekerja di dalamnya.
Lanjutkan perjalanan ke pabrik sake Horoyoi Jokagura milik Houmei Shuzo, tempat suasana bersejarah museum berubah menjadi suasana semarak pabrik sake yang masih beroperasi. Jelajahi alat-alat tradisional seperti tong kayu, dayung, dan keranjang pengukus, sambil mempelajari inisiatif pembuatan sake yang unik dari Houmei Shuzo.
Di antaranya adalah memutar lagu rakyat setempat, Dekansho-bushi, dan bahkan karya Mozart secara langsung ke tangki fermentasi—suatu metode yang berakar pada keyakinan bahwa getaran suara dapat memengaruhi perilaku ragi dan berkontribusi pada proses fermentasi yang lebih lancar. Perpaduan antara tradisi dan eksperimen inovatif ini menunjukkan bagaimana pabrik bir tersebut terus berkembang sambil tetap menghormati warisan budayanya.
Akhiri acara dengan sesi mencicipi yang dipandu, menampilkan ginjo, junmai, dan varietas sake dengan rasa yang lebih pekat. Saat Anda membandingkan aroma, tekstur, dan rasa akhir, pemandu Anda akan menjelaskan bagaimana perbedaan dalam proses penggosokan beras, suhu fermentasi, dan masa penyimpanan membentuk karakteristik unik masing-masing sake.
Dapatkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda untuk menemukan sake yang sesuai dengan selera Anda. Saat acara Tur berakhir di luar tempat pembuatan sake, Anda tidak hanya akan semakin menghargai sake berkualitas tinggi, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang keahlian para Tamba Toji serta warisan budaya yang terus menjadi ciri khas kota kastil bersejarah ini.