Detail Tur
Lhasa, tempat tinggal terpencil para Dalai Lama, tujuan ziarah yang penuh pengabdian, serta jantung dan jiwa Tibet, tetap menjadi kota yang penuh keajaiban, meskipun pengaruh Tiongkok modern telah merambah secara besar-besaran. Tanda pertama bahwa Lhasa sudah dekat adalah Potala, sebuah benteng besar berwarna putih dan oker yang menjulang tinggi di atas salah satu kota tertinggi di dunia.
Pemandangan ini telah memperkenalkan keajaiban Kota Suci kepada para pelancong selama hampir empat abad, dan hingga kini masih membuat bulu kuduk merinding. Sulit membayangkan sebuah kota yang berkembang pesat di ketinggian seperti itu, yang berfungsi sebagai pusat keagamaan, budaya, dan ekonomi Tibet.
Meskipun Potala mendominasi cakrawala, Jokhang—yang terletak sekitar 2 km ke arah timur—justru merupakan pusat spiritual sejati kota ini. Dengan perpaduan yang seolah-olah berasal dari dunia lain antara cahaya lampu mentega yang berkedip-kedip, aroma dupa yang menyebar, dan para peziarah yang bersujud, Jokhang merupakan kuil paling suci dan paling hidup di Tibet.
Di sinilah, serta di jalur ziarah Barkhor yang mengelilinginya, sebagian besar pengunjung pertama kali jatuh cinta pada Tibet.
Kawasan Tibet kuno kini hanya mencakup sebagian kecil wilayah Lhasa. Kota modern ini merupakan kota yang sedang berkembang pesat di Tiongkok, di mana jalur kereta api baru telah memicu pertumbuhan pariwisata yang luar biasa, sehingga mengubah wajah Lhasa setiap hari.
Terlepas dari segala proses modernisasinya, Lhasa tetap menjadi perpaduan budaya yang menakjubkan, dengan jalan-jalannya yang ramai dipenuhi beragam kalangan masyarakat. Sebagai pintu gerbang menuju Tibet yang 'sejati', di pedesaan, Lhasa layak dikunjungi setidaknya selama seminggu untuk menjelajahi semua tempat wisatanya, menikmati suasana gang-gang kecilnya, dan merencanakan petualangan-petualangan yang menanti di pinggiran kota.
Rencana perjalanan
Hari ke-1: Tiba di Kathmandu (1.300 m/4.265 kaki)
Hari ke-2: Terbang ke Lhasa (3.650 m/11.976 kaki)
Hari ke-3: Wisata di Lhasa
Hari ke-4: Wisata di Lhasa
Hari ke-5: Biara Ganden dan Gua Drayerpa
Hari ke-6: Penerbangan kembali ke Kathmandu
Hari ke-7: Pulang ke rumah atau perpanjang liburan Anda