Hari ke-1: Labuan Bajo – Cunca Wulang – Wae Rebo
Mulailah petualangan Anda dengan perjalanan yang memanjakan mata dari Labuan Bajo menuju ngarai tersembunyi Air Terjun Cunca Wulang (atau Cunca Plias), tempat hutan lebat dan kolam-kolam air jernih menanti Anda. Lanjutkan perjalanan ke dataran tinggi untuk memulai pendakian menuju Wae Rebo, desa tradisional Manggarai yang ikonik. Menginaplah semalam di desa ini, dikelilingi pegunungan berkabut dan keramahan penduduk setempat yang hangat.
Hari ke-2: Wae Rebo – Ruteng
Setelah sarapan di Wae Rebo, turunlah kembali sambil didampingi pemandu lokal. Lanjutkan perjalanan menuju Ruteng dengan singgah sejenak di Sawah Jaring Laba-laba (Lingko Cara) yang terkenal. Pada sore hari, Anda bisa memilih antara mengunjungi situs Homo Floresiensis atau menjelajahi Pasar Lokal Ruteng. Menginap semalam di Ruteng.
Hari ke-3: Ruteng – Bajawa
Lakukan perjalanan ke arah timur melintasi pegunungan yang indah di bagian tengah Flores. Kunjungi Danau Ranamese, salah satu danau vulkanik terindah di pulau ini. Kemudian mampirlah ke Pabrik Minuman Keras Aimere Arak atau Desa Belaraghi untuk mempelajari proses pembuatan minuman keras kelapa sawit secara tradisional. Lanjutkan perjalanan ke Pemandian Air Panas Malanage dan nikmati pemandangan matahari terbenam dari Bukit Manulalu sebelum bermalam di Bajawa.
Hari ke-4: Gunung Berapi Inerie – Bena – Moni
Berangkatlah sangat pagi (pukul 03.00) untuk mendaki Gunung Inerie (total sekitar 6 jam), salah satu gunung berapi paling menakjubkan di Flores. Setelah turun, kunjungi Desa Bena yang tradisional. Lanjutkan perjalanan ke Moni dengan singgah di Pantai Blue Stone atau Pantai Pasir Hitam.
Hari ke-5: Kelimutu – Ende
Sebelum matahari terbit, pergilah ke Gunung Kelimutu untuk menyaksikan danau kawah tiga warna yang terkenal itu saat fajar. Setelah sarapan, kunjungi Kebun Kopi Wolopaku sebelum melanjutkan perjalanan ke Ende untuk penerbangan lanjutan Anda.