Dzulikhel ke NamoBuddha: Sebuah Pelarian di Himalaya
———————————————————–Perjalanan Anda dimulai dengan berkendara selama satu jam dari Kathmandu ke Dulikhel, sebuah stasiun perbukitan yang menawan. Setibanya di sana, Anda akan menjelajahi area tersebut dan menikmati suasana tenang bersama pemandangan pegunungan yang indah.
Selanjutnya, Anda dapat memilih bagaimana Anda ingin mencapai situs suci NamoBuddha. Kami menawarkan dua pilihan perjalanan yang luar biasa sesuai dengan preferensi fisik Anda:
Opsi 1: Pendakian yang Indah
————————————Opsi ini memungkinkan Anda memulai pendakian indah menuju NamoBuddha. Pertama, jalan setapak ini akan membawa Anda menaiki “Seribu Anak Tangga” yang terkenal dan melewati Kuil Kali yang sakral. Setelah itu, Anda akan melakukan perjalanan melalui Kavre Bhanjyang. Di sepanjang jalan, Anda akan menikmati pemandangan lembah yang menakjubkan dengan latar belakang pegunungan yang megah. Selain itu, rute ini menawarkan kesempatan unik untuk mengamati metode pertanian tradisional, kekayaan budaya, dan gaya hidup masyarakat Newari.
Opsi 2: Perjalanan Darat yang Nyaman
—————————————————Atau, Anda bisa melewatkan pendakian sepenuhnya dan memilih kendaraan pribadi Tur. Anda akan bersantai di dalam mobil yang nyaman saat kami mengantar Anda menyusuri jalan perbukitan yang berkelok-kelok langsung dari Dzulikhel ke NamoBuddha. Dengan demikian, pilihan ini memungkinkan Anda untuk menghemat energi, menikmati pemandangan yang berubah-ubah melalui jendela Anda, dan tiba di wihara dengan perasaan yang benar-benar segar.
Vihara NamoBuddha: Sebuah Hati yang Spiritual
—————————————————-Setelah mencapai tujuan Anda, Anda akan mengikuti Tur berpemandu di Biara Thrangu Tashi Yangtse yang terkenal. Biara Buddha Tibet yang penting ini, bertengger dengan gagah di atas bukit, menyimpan legenda yang mendalam.
Tradisi setempat menyatakan bahwa 6.000 tahun yang lalu, Pangeran Mahasattva menemukan seekor harimau betina yang kelaparan dan lima anaknya di tempat ini. Menyadari penderitaan keluarga harimau yang putus asa, sang pangeran melakukan pengorbanan cinta dan kasih sayang yang luar biasa. Dia memotong tubuhnya sendiri untuk memberikan darah hangat kepada sang ibu yang sedang sekarat. Pada akhirnya, tindakan tanpa pamrih ini menyelamatkan anak-anak harimau dan mengukuhkan NamoBuddha sebagai tempat ziarah yang sangat dihormati.
Pilihan Anda: Perjalanan Sehari atau Ketenangan Semalam
—————————————————-Perjalanan satu hari: Kami akan mengatur perjalanan Anda yang nyaman kembali ke hotel Anda di Kathmandu, memastikan Anda tiba pada sore hari.
Menginap: Selain itu, Anda dapat menambah pengalaman Anda dengan bermalam di sebuah wisma di Wihara NamoBuddha yang tenang atau di daerah sekitarnya. Pilihan ini memungkinkan Anda untuk melakukan refleksi yang lebih dalam dan memberi Anda kesempatan untuk menyaksikan biara selama ritual malam yang damai.