Comenzamos en la imponente Puerta de la Justicia, salah satu pintu masuk paling simbolis di Alhambra. Dari bagian luar Alcazaba, kita dapat menikmati panorama Albaicín yang spektakuler, dan menemukan hubungan historis yang sulit di antara dua jalan.
Kami berada di Aljibes, di mana kami merekam pertandingan bersejarah Cante Jondo tahun 1922 yang dipromosikan oleh Federico García Lorca dan Manuel de Falla. Kita teruskan perjalanan kita di Puerta del Vino dan Palacio de Carlos V, mengagumi arsitekturnya yang unik dan renyah.
Selama perjalanan, kami menemukan sejarah dari baños antik Mezquita (Hammam) dan tradisi artisanal dari granadina taracea, yang dipamerkan di Parador de Turismo yang sebenarnya. Kami melewati Calle Real de la Alhambra, tempat kediaman Manuel de Falla, hingga tiba di Puerta de los Carros, kami melihat-lihat muralla dan tokoh-tokoh terkenal seperti Washington Irving dan Mariano Fortuny.
Turunlah ke Cuesta del Rey Chico, di mana kita akan menemukan dua cabang Albaicín, hubungan utama Granada dengan api dan pentingnya sungai Darro. Atravesaremos enclave históricos seperti Iglesia de San Pedro, el Bañuelo dan Casa de Mariana Pineda.
Jalan setapak ini berlanjut hingga Iglesia de Santa Ana dan Plaza Nueva, untuk memasuki kota Calderería yang terkenal dengan lingkungannya yang indah. Kunjungi bangunan bersejarah Corral del Carbón dan akhiri di Plaza del Ayuntamiento, tempat panduan ini akan menjelaskan tradisi tapas granadina yang terkenal.