Ada 5 perhentian dalam perjalanan kita…
1: Rumah Musa - Saya akan memulai dengan mengundang Anda ke rumah saya, untuk menceritakan kisah hidup saya, mulai dari masa kecil saya di Kibera hingga mendirikan perusahaan Tur milik saya sendiri yang memiliki misi.
Dari sana, kita akan berjalan menyusuri rel kereta api di Kibera sambil berinteraksi dengan penduduk setempat.
2: Berjalan-jalanlah untuk melihat berbagai desa dan kawasan di Kibera, serta proyek-proyek lokal seperti tangki air komunitas dan fasilitas sanitasi yang didanai sebesar 30% dari hasil tur jalan kaki serta sumbangan dari para dermawan dan filantropis.
Kita juga akan berjalan-jalan di sepanjang jalur kereta api Kenya–Uganda, yang dibangun antara tahun 1901 dan 1902, untuk berinteraksi dengan penduduk setempat layaknya orang lokal dan menikmati pemandangan Kibera dari atas.
3: Power Women's Craft Center - Kita akan bertemu dengan Rosemary yang mendirikan sebuah bengkel kerajinan untuk para perempuan yang hidup dengan HIV. Secara bersama-sama, mereka menghilangkan stigma HIV dengan mempekerjakan perempuan yang hidup dengan HIV untuk membuat kerajinan tangan. Anak perempuan dan perempuan kurang mampu dari komunitas tersebut, yang tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka karena tidak mampu membayar biaya sekolah, putus sekolah, kehamilan di usia dini, dan sebagainya, juga diajari keterampilan menjahit agar dapat menghidupi diri sendiri.
4: MENGUNJUNGI PUSAT PENGOLAHAN SAMPAH/AKTIVIS LINGKUNGAN: Kita akan mengunjungi sebuah kelompok usaha yang berbasis di permukiman kumuh Kibera, yang memiliki misi untuk mengentaskan kemiskinan melalui pengelolaan sampah dengan menciptakan kerajinan tangan khas Afrika. Mereka menggunakan gembok bekas, kayu, kuningan, dan tulang hewan.
Mereka memperoleh tulang dari rumah potong hewan untuk diolah menjadi produk jadi seperti pembuka botol, gembok, dan sebagainya.
Abu tulang tersebut dapat mereka manfaatkan untuk membuat pupuk organik yang kemudian dijual kepada para petani di luar Kibera. Abu tulang tersebut juga berfungsi sebagai pakan ayam bagi warga setempat yang memelihara ayam. Mereka menciptakan peluang kerja bagi pria dan wanita setempat serta memberikan pinjaman mikro kepada masyarakat setempat.
5: Master's Touch Bakery - Di akhir acara Tur kami, kita akan bertemu Nancy untuk menikmati kopi dan kue-kue yang baru dipanggang. Nancy akan menceritakan kisahnya dalam memulai usaha sebagai seorang ibu tunggal serta berbagai tantangan yang dihadapi para perempuan saat memulai usaha di Kenya.
HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN:
Kenakan sepatu yang nyaman.
Bawalah 1 liter air karena hidrasi sangat penting.
Di Tur, mohon minta izin terlebih dahulu sebelum mengambil foto.
Datanglah dengan pikiran yang terbuka.
Bawalah uang tunai untuk membeli produk-produk buatan lokal (guna mendukung para pengusaha lokal).
Anda bisa membawa permen untuk anak-anak, beras, gula, tepung, pembalut, dan sabun, untuk dibagikan kepada keluarga kurang mampu.
Catatan: 30% dari pendapatan Tur dialokasikan kembali untuk mendukung inisiatif-inisiatif lokal kami (seperti pembangunan
Kamar mandi (toilet), serta pemasangan tangki air, di sekitar perumahan. Hal ini membuat suatu komunitas menjadi lebih diminati dan meningkatkan daya tariknya bagi calon penghuni (Kualitas Hidup yang Diinginkan)
TEMPAT RAPAT:
—-PRESTIGE PLAZA SHOPPING MALL, Jalan Ngong, tepat di dekat botol Coca-Cola raksasa, yang terletak di luar area parkir mobil Prestige Plaza Shopping Mall.