Ayo kita berangkat ke Jelajahi, tempat-tempat spiritual paling mengesankan di sekitar Fukuoka.
Nikmati keindahan patung Buddha kayu yang megah di Kuil Tocho-ji, yang merupakan kuil terbesar di Jepang.
Jelajahi Kuil Nanzoin, yang tersembunyi di pegunungan, dan suasananya yang unik. Tempat suci ini menyimpan sebuah harta karun: patung Buddha berbaring dari perunggu yang spektakuler dan raksasa, yang merupakan yang terbesar di dunia, setinggi Patung Liberty di New York, berbobot 300 ton, dan menggambarkan Buddha yang sedang memasuki Nirwana. Patung ini menyimpan abu Buddha dan dua murid-Nya,
Amanda dan Maudgalyayana.
Pastikan Anda masuk ke dalam patung tersebut dan menuliskan harapan Anda pada sebuah plakat kayu kecil, yang kemudian akan dibakar.
Anda dapat mendekati patung tersebut dengan memegang tali-tali berwarna yang terikat pada tangan Buddha, yang melambangkan lima warna cahaya yang dilihat oleh Buddha saat mencapai pencerahan. Tindakan ini memungkinkan Anda untuk menjalin hubungan spiritual dan menerima berkah dari Sang Buddha sendiri.
Kuil ini juga menyimpan patung Fudo Myo Acalanatha, dewa yang garang yang melindungi dari roh-roh jahat, serta lebih dari 500 patung murid-murid Buddha, yang masing-masing memiliki ekspresi dan pose yang unik.
Dan, yang menarik, di sana juga terdapat sebuah kuil Inari kecil yang didedikasikan untuk dewa Shinto penguasa padi dan kemakmuran, yang dikaitkan dengan rubah.
Kuil ini, yang merupakan salah satu titik perhentian utama dalam rute ziarah Sasaguri yang membentang sepanjang lebih dari 44 km, menawarkan perpaduan unik antara suasana spiritual, pemandangan alam yang menakjubkan, dan karya seni Buddha yang luar biasa.
Kami akan melanjutkan perjalanan Tur kami menuju Kuil Dazaifu Tenmangu yang sangat luas, sebuah situs Shinto penting yang didedikasikan bagi dewa ilmu pengetahuan dan seni.
Tempat ini terkenal dengan pohon-pohon plumnya serta Jembatan Taiko-bashi yang megah berwarna merah, yang terbagi menjadi tiga bagian yang melambangkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Di jalan pejalan kaki yang khas yang mengarah ke kuil tersebut, pastikan Anda mencicipi makanan khas setempat, Umegaemochi—kue beras panggang dengan selai kacang merah—serta mengunjungi toko-toko tradisional di sana. Makan siang di lokasi.