Taj Mahal – Agra
Taj Mahal merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dibangun pada abad ke-17 oleh Kaisar Mughal Shah Jahan sebagai kenangan bagi istrinya, Mumtaz Mahal, bangunan ini melambangkan cinta abadi. Dibangun sepenuhnya dari marmer putih, monumen ini terkenal karena simetri yang sempurna, ukiran marmer yang rumit dengan hiasan batu semi-mulia, kaligrafi Al-Quran yang anggun, serta taman-taman Mughal yang megah. Makam pusat ini menjadi tempat peristirahatan terakhir Shah Jahan dan Mumtaz Mahal, sementara lingkungan sekitarnya yang tenang serta kolam-kolam cermin semakin memperindah keindahannya yang abadi.
Benteng Agra – Agra
Benteng Agra merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO dan dulunya merupakan kediaman utama para kaisar Mughal. Dibangun terutama oleh Kaisar Akbar dan kemudian diperluas oleh Shah Jahan, benteng batu pasir merah yang megah ini menampung istana-istana kerajaan, masjid, ruang audiensi, dan halaman-halaman. Tempat-tempat wisata utama di antaranya adalah Diwan-i-Aam, Diwan-i-Khas, Istana Jahangir, Khas Mahal, dan Musamman Burj, tempat di mana Shah Jahan mengagumi Taj Mahal selama tahun-tahun terakhir hidupnya. Benteng ini mencerminkan kekuasaan, kemewahan, dan kehebatan arsitektur Dinasti Mughal.
️ Fatehpur Sikri – Dekat Agra
Fatehpur Sikri, yang terletak sekitar 40 km dari Agra, adalah sebuah kota era Mughal yang terawat dengan sangat baik dan dibangun oleh Kaisar Akbar. Kota ini, yang sebagian besar terbuat dari batu pasir merah, pernah menjadi ibu kota Kekaisaran Mughal selama beberapa waktu sebelum akhirnya ditinggalkan akibat kekurangan air. Beberapa objek wisata utama di antaranya adalah Buland Darwaza yang megah, Jama Masjid, Makam Salim Chishti, Diwan-i-Aam, Diwan-i-Khas, Panch Mahal, dan istana-istana kerajaan. Kota ini menampilkan perpaduan unik antara gaya arsitektur Islam, Hindu, dan Persia, serta mencerminkan visi Akbar mengenai harmoni dan tata kelola.