Pagi – Patung Buddha Raksasa
Kami akan menjemput Anda di hotel, lalu kita akan berangkat menuju Situs Warisan Dunia UNESCO dan patung Buddha ukiran batu terbesar di dunia (tingginya 71 meter!). Anda akan menjelajahi kawasan wisata utama sesuai keinginan Anda sendiri – berjalan menyusuri Jalan Papan Sembilan Tikungan untuk berdiri di kaki patung Buddha, mendaki untuk melihat sistem drainase yang rumit yang tersembunyi di ikal rambutnya, dan menikmati pemandangan menakjubkan di tempat bertemunya tiga sungai.
Makan Siang – Sesuai Pilihan Anda
Sekitar tengah hari, Anda bisa memilih:
Hidangan vegetarian (gaya Buddha, ringan, dan otentik)
Daging Sapi Qiaojiao (Hotpot daging sapi pedas khas Leshan – legenda lokal)
Sore hari – Luocheng: “Bahtera Nuh-nya Tiongkok”
Berbeda dengan kota-kota wisata yang sudah dikomersialkan, Luocheng adalah yang sesungguhnya—sebuah potret Sichuan kuno yang masih hidup dan bernafas.
Jalan utama kota yang berbentuk perahu ini dibangun pada tahun 1628 (Dinasti Ming) dan merupakan satu-satunya jalan sejenisnya di Tiongkok. Jika dilihat dari atas, tempat ini tampak seperti kapal raksasa yang mengapung di atas gunung – itulah sebabnya UNESCO pernah menjulukinya sebagai “Bahtera Nuh Tiongkok”.
Di sini, Anda akan berjalan di atas jalan setapak berbatu biru yang berusia 400 tahun, duduk di bawah koridor beratap “Cool Hall”, dan bergabung dengan penduduk setempat sambil menyeruput teh gaiwan di kedai teh yang berusia satu abad. Pada akhir pekan atau hari-hari istimewa, Anda mungkin bisa menyaksikan pertunjukan opera Sichuan di panggung kuno tersebut. Tidak ada kerumunan orang, tidak ada gerai rantai—hanya orang-orang tua yang sedang bermain catur, pedagang yang menjajakan camilan buatan tangan, dan ritme kehidupan yang terasa seperti berasal dari zaman yang terlupakan.
Akhir Perjalanan
Sekitar pukul 17.30, kami akan mengantar Anda kembali ke hotel, dengan pikiran Anda dipenuhi oleh raksasa-raksasa batu dan jalan-jalan berbentuk perahu.