Datang dan bergabunglah dalam perjalanan penemuan yang dimulai dengan mengikuti jejak Alexander von Humboldt dan Charles Darwin, dan membawa Anda hingga ke penjelajah kehidupan modern di bumi. Setiap hari, sekitar 200 ilmuwan yang bekerja di Museum für Naturkunde mencari jawaban atas masalah dan tantangan besar di masa depan, dengan mengandalkan koleksi ilmiah mereka, yang terdiri dari lebih dari 30 juta item. Wawasan mereka membentuk berbagai pameran permanen dan khusus serta berbagai acara khusus.
Beberapa pameran paling terkenal dapat ditemukan di Aula Dinosaurus, yang menunjukkan kehidupan di masa Jura Atas, 150 juta tahun yang lalu. Giraffatitan brancai, kerangka dinosaurus yang dipasang tertinggi di dunia, secara mengesankan menyambut semua pengunjung di tengah-tengah ruang pameran. Archaeopteryx lithographica yang berharga, Mona Lisa dari sejarah alam, dipajang dengan elegan dalam etalase pengaman di bagian belakang aula. Semua objek fosil - dan khususnya dinosaurus - masih memberikan rahasia baru bagi para ilmuwan dan peneliti dari seluruh dunia.
Museum ini menawarkan lebih dari sekadar fosil yang telah punah - East Wing memungkinkan pengunjung untuk melihat koleksi penelitian ilmiah asli yang telah menerima banyak penghargaan. Koleksi ini merupakan rumah bagi sekitar satu juta hewan yang disimpan dalam 80 ton alkohol. Tembok Keanekaragaman Hayati memukau para pengunjung, menampilkan 3.000 spesies dalam satu pandangan. Instalasi yang menggugah pikiran ini membuka diskusi tentang keanekaragaman hayati dan hilangnya keanekaragaman hayati - sebuah tema yang tetap menjadi inti dari upaya penelitian museum ini.
Dengan pameran temporer yang berubah-ubah dan program pendidikan yang beragam termasuk tur berpemandu, kuliah, dan lokakarya, Museum für Naturkunde selalu layak dikunjungi.