Edisi keempat belas didedikasikan untuk Legacy. Kami mengajukan pertanyaan kepada para seniman: Bagaimana kita akan dikenang. Atau, mungkin yang lebih penting lagi: Bagaimana kita ingin diingat? Setiap generasi menghadapi tantangan yang berbeda. Beberapa diwariskan oleh nenek moyang kita, yang lainnya kita ciptakan sendiri. Kita mewarisi dunia dalam keadaan seperti apa adanya, namun kita akan dikenang atas apa yang kita tinggalkan.
Setelah Amsterdam merayakan hari jadinya yang ke-750 dengan melihat ke belakang, kini saatnya untuk melihat ke depan, dan lebih jauh lagi: ke generasi masa depan Amsterdam dan seluruh dunia.
Seniman dari seluruh dunia diundang untuk menggunakan cahaya sebagai media untuk merefleksikan apa yang kita lestarikan dan apa yang kita tinggalkan. Apakah itu paviliun kerangka, lengkungan cahaya yang meriah, proyeksi digital, atau desain yang digambar dengan tangan, setiap karya seni terjalin dengan kisah-kisah pribadi yang bersama-sama menangkap semangat zaman kita.
Di sepanjang rute, Anda akan menemukan bahwa warisan tidak selalu berwujud. Instalasi sementara menghilang, tetapi tetap hidup sebagai kenangan. Bersama-sama, mereka membentuk arsip ide, perasaan, dan nilai-nilai yang hidup. Mereka menunjukkan bahwa warisan bukan hanya apa yang kita tinggalkan, tetapi juga sesuatu yang terus menerus kita bentuk.