Temui pemandu Anda pada waktu yang telah ditentukan dan mulailah menjelajahi kota tua Bukhara. Kunjungi Kompleks Lyabi-Hauz, sebuah alun-alun yang ramai dengan madrasah, khanaka, dan kolam bersejarah di jantung Kota Tua Bukhara.
Lanjutkan ke Sayfuddin Caravanserai, sebuah contoh caravanserai yang berukuran kompak, dan Toki Sarrafon, sebuah kubah perdagangan kuno yang dulu terkenal sebagai tempat para penukar uang. Selanjutnya, kunjungi Masjid Magoki-Attori, salah satu masjid tertua di Bukhara, yang kini menjadi lokasi Museum Karpet.
Jelajahi Toki Telpakfurushon, pasar tertutup terbesar yang dulunya menjadi pusat para penjual topi dan kopiah, serta Abdullakhan Tim, sebuah pasar berkubah yang megah yang dibangun untuk perdagangan sutra. Nikmati keindahan Madrasah Abdulazizkhan yang dihias dengan sangat indah, lengkap dengan mosaik berwarna-warni dan ukiran-ukiran yang rumit.
Kunjungi Madrasah Ulugbek, salah satu sekolah Islam tertua di kota ini, yang dibangun oleh astronom terkemuka tersebut, serta Toki Zargaron, sebuah kubah perdagangan tempat para perajin perhiasan dulu bekerja dan menjual hasil karya mereka. Nikmati keindahan Menara Kalyan, menara ikonik abad ke-12 yang menjadi simbol Bukhara, serta Masjid Kalyan, sebuah masjid Jumat yang megah dengan kapasitas 10.000 jamaah.
Kunjungi Madrasah Arab Miri, sebuah sekolah Islam yang masih aktif yang terletak di seberang masjid, dan singgahlah di Benteng Ark, benteng kuno para penguasa Bukhara. Saat ini, bangunan tersebut berfungsi sebagai Museum Negara Bukhara. Benteng Ark hanya ditampilkan dari luar, karena mengunjungi bagian-bagian museumnya akan menambah waktu sekitar 1–1,5 jam.
Akhiri perjalanan Tur Anda dengan mengunjungi Masjid Bolo-Hauz, yang terkenal karena tiang-tiang kayunya yang terpantul di kolam, Makam Chashma-Ayyub, “Mata Air Ayub,” yang terkait dengan legenda lokal tentang Nabi Ayub, serta Makam Ismail Samani, sebuah mahakarya arsitektur abad ke-10, yang merupakan bangunan tertua di Bukhara.