Jelajahi pesona otentik Chongqing kuno dengan tur berpemandu Tur di Kota Tua Ciqikou. Sebagai satu-satunya kota kuno tepi sungai berusia seribu tahun yang masih terawat dengan baik di pusat kota Chongqing, Ciqikou berfungsi sebagai museum hidup budaya Bashu dan pelabuhan porselen yang tak lekang oleh waktu di sepanjang Sungai Jialing.
Lebih dari sekadar jalan-jalan santai di jalanan, pemandu Anda akan mengungkap sejarah tersembunyi kota ini, kisah-kisah legendaris, tradisi rakyat, dan kearifan lokal yang tak pernah diketahui oleh kebanyakan pengunjung biasa Jelajahi. Berasal dari masa Dinasti Song, Ciqikou dulunya merupakan pelabuhan perdagangan yang ramai dan terkenal sebagai pusat perdagangan porselen, sehingga dijuluki “Pelabuhan Porselen.”
Pemandu Anda akan mengajak Anda menyaksikan transformasi luar biasa kota ini, dari sebuah terminal feri kuno yang sangat penting menjadi sebuah landmark budaya di Chongqing modern. Selami kemakmuran perdagangan porselen kuno, warisan keahlian kerajinan rakyat yang telah berusia berabad-abad, serta adat istiadat lokal yang mendalam yang diwariskan selama ribuan tahun.
Selama acara Tur, jelajahi jalan-jalan kuno berbatu biru yang dipenuhi bangunan kayu bergaya tradisional Dinasti Ming dan Qing. Pemandu Anda akan menjelaskan dengan jelas warisan budaya takbenda setempat, termasuk seni mengganti topeng dalam opera Sichuan, seni minum teh tradisional, pembuatan kerajinan tangan tradisional, serta budaya kuil kuno.
Pelajari kisah-kisah budaya di balik setiap gang tua, kedai teh kuno, dan halaman bersejarah, sehingga wisata biasa pun berubah menjadi pengalaman lintas budaya yang mendalam. Selain menjelajahi budaya, pemandu Anda juga akan memberikan rekomendasi makanan khas setempat yang otentik.
Ciqikou adalah tempat kelahiran cita rasa klasik Chongqing. Pemandu Anda akan merekomendasikan hidangan khas setempat yang ikonik, seperti gorengan Chen yang renyah, maoxuewang pedas, mi asam pedas, dan kue wijen buatan tangan, sehingga Anda dapat menikmati cita rasa Chongqing kuno yang paling otentik sekaligus menghindari tempat-tempat wisata yang mematok harga terlalu mahal.