Salah satu daya tarik dari Tur ini adalah Pilar Hercules, di mana Anda akan menikmati pemandangan yang menakjubkan melintasi Selat Gibraltar ke Afrika Utara, Maroko. Ini adalah titik unik di mana Samudra Atlantik bertemu dengan Laut Mediterania, satu-satunya pintu masuk alami ke Mediterania.
Pemberhentian berikutnya adalah Gua St Michael, salah satu tempat wisata alam yang paling banyak dikunjungi di Gibraltar. Dengan akses yang mudah dan berjalan kaki minimal, pengunjung dapat menjelajahi gua-gua yang luas, yang terbentuk selama jutaan tahun ketika air hujan disaring melalui batuan kapur, secara bertahap menciptakan dunia bawah tanah yang spektakuler ini.
Kami kemudian melanjutkan ke Top of the Rock, di mana dua pengalaman tak terlupakan menanti. Pertama, kunjungi Skywalk, bekas tempat pengamatan militer yang disulap menjadi anjungan pengamatan kaca modern. Di sini Anda dapat menikmati pemandangan panorama 360° yang tak terputus melintasi Mediterania, yang menawarkan sensasi ruang, kebebasan, dan ketinggian yang mendebarkan.
Hanya dengan berjalan kaki singkat dari sini, Anda dapat menemukan Upper Apes' Den, rumah bagi kera Barbary yang terkenal di Gibraltar, satu-satunya monyet liar yang dapat ditemukan di Eropa. Lebih dari 200 ekor monyet hidup bebas dalam enam kelompok di dalam Cagar Alam Upper Rock. Legenda mengatakan bahwa selama Monyet tetap berada di atas Batu, Gibraltar akan tetap menjadi milik Inggris, sebuah kepercayaan yang terkenal didukung oleh Sir Winston Churchill selama Perang Dunia II.
Dari puncak, kita berkendara ke sisi utara Rock untuk mengunjungi Terowongan Pengepungan Besar yang mengesankan. Diukir dengan tangan selama Pengepungan Besar, terowongan ini memainkan peran penting dalam mempertahankan Gibraltar dari pasukan Spanyol dan Prancis dan menawarkan wawasan menarik tentang sejarah militer Rock.
Saat turun, kita akan melewati Kastil Moor, di mana Anda dapat melihat eksteriornya yang mencolok dan kerusakan meriam yang terlihat dari pertempuran bersejarah. Awalnya dibangun pada tahun 1160 Masehi dan kemudian dibangun kembali pada abad ke-14, bangunan ini menjadi simbol yang kuat dari masa lalu Gibraltar yang kaya dan berlapis-lapis.
Terakhir, kita keluar dari Cagar Alam dan berkendara melewati Kota Tua Gibraltar, mengakhiri Tur.