Penjemputan di Kandy ➡️ Stupa Asgiriya ➡️ Kuil Hindu Matale ➡️ Desa Ceylon Ayuruvedic ➡️ Bengkel Ukiran Kayu ➡️ Kuil Gua Dambulla ➡️ Mengantarkan ke Hotel di Sigiriya
Batu Singa Sigiriya (Opsil)
Museum Permata (Opsil)
Sigiriya adalah salah satu monumen bersejarah yang paling terkenal di Sri Lanka. Penduduk setempat menyebut kompleks istana dan benteng kuno ini sebagai keajaiban dunia kedelapan dan memiliki arkeologi yang signifikan dan menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya. Ini mungkin merupakan tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi di Sri Lanka.
Dataran berbatu Sigiriya, yang terbuat dari magma gunung berapi yang telah punah, berada 200 meter lebih tinggi dari hutan di sekitarnya. Pameran ini mengejutkan pengunjung dengan keselarasan yang unik antara alam dan imajinasi manusia.
Berkat singa ini, istana mendapatkan Sigiriya. Kata Sigiriya berasal dari kata Sihagri, yang berarti Batu Singa. Dinding barat Sigiriya hampir seluruhnya ditutupi dengan lukisan dinding, yang dibuat pada masa Kasyapa. Delapan belas lukisan dinding masih hidup hingga saat ini.
Lukisan dinding ini menggambarkan seorang wanita telanjang dan dipandang sebagai gambaran istri dan selir Kasyapa, atau sebagai pendeta yang berisi ritual keagamaan. Meskipun identitas wanita yang tidak diketahui digambarkan dalam mural, lukisan kuno yang unik ini merayakan keindahan wanita dan memiliki dampak historis yang luar biasa.
Salah satu fitur terbaik dari Sigiriya adalah dindingnya yang terbuat dari cermin. Di masa lalu, tempat ini sangat halus sehingga raja bisa melihat pantulannya. Dinding cerminnya dilukis dengan prasasti dan puisi yang ditulis untuk para tamu Sigiriya.
Prasasti tertua berasal dari abad kesembilan. Prasasti tersebut mengatakan bahwa Sigiriya merupakan tujuan wisata lebih dari seribu tahun yang lalu. Saat ini, mengecat dinding dilarang keras.