Rasakan berbagai seni pertunjukan klasik Jepang, yang memiliki sejarah lebih dari ratusan tahun. Pertunjukan ini dilakukan oleh para pemain terbaik yang telah mewariskan bentuk seni otentik selama lebih dari ratusan tahun.
Rasakan esensi budaya Jepang yang sesungguhnya, bukan sekadar tiruan.
Ini adalah pertunjukan yang dipersembahkan oleh National Theatre Japan, Hall of Fame seni pertunjukan klasik, yang secara konsisten mendukung seni pertunjukan klasik Jepang sejak dibuka pada tahun 1965.
*Tempat pertunjukan BUKAN Teater Nasional (Hanzomon). Tempat akan bervariasi tergantung pada tanggal. Silakan periksa penjelasannya di bagian “Lokasi Pertemuan”.
Silakan lihat di bawah ini untuk rincian setiap pertunjukan:
[KABUKI: Pertunjukan Teater Tradisional Jepang / foto pertama]
Kabuki adalah teater drama yang menggabungkan musik dan tarian. Ini adalah salah satu seni tradisional Jepang yang paling khas. Seni pertunjukan ini berisi cerita yang menarik, pemandangan yang indah, dan fitur lain yang menggetarkan hati para penonton. Sepanjang sejarahnya yang panjang selama ratusan tahun, Kabuki telah menggabungkan tren dari setiap era yang berurutan, dan terus menjadi seni pertunjukan yang segar.
[BUNRAKU: Pertunjukan Wayang Tradisional / foto ke-2]
Bunraku adalah salah satu seni teater tradisional Jepang yang mewakili seni teater untuk orang dewasa, yang masuk dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Ini adalah bentuk kolaborasi erat yang menyinkronkan pembacaan narasi, musik shamisen, dan boneka dalam pertunjukan. Pembacaan cerita oleh narator yang mengeluarkan suaranya sekuat tenaga, suara shamisen yang dinamis dan halus, serta gerakan indah boneka-boneka yang memukau para penonton.
Dengan gaya unik yang luar biasa ini, Bunraku dipuji sebagai seni teater boneka yang sangat canggih di dunia.
[HOGAKU: Konser Musik Tradisional Jepang / foto ke-3]
Program ini menyoroti melodi yang melambangkan salju (“Yuki no Aikata”), menampilkan musik tradisional Jepang yang menggabungkan melodi tersebut. “Yuki no Aikata” mengacu pada selingan shamisen yang panjang dalam Jiuta “Yuki” (Salju). Melodi ini muncul dalam berbagai lagu yang mengiringi adegan yang menggambarkan salju yang turun, yang sudah menjadi representasi musikal salju yang sudah tidak asing lagi. Dengarkan dengan saksama elemen-elemen ekspresif yang terjalin dalam setiap karya, dan benamkan diri Anda dalam daya tarik musik tradisional Jepang.