Para Dervish adalah umat Muslim Sufi yang terkenal karena gaya hidup ekstrem mereka yang mencakup kemiskinan dan kesederhanaan. Elemen-elemen ini penting bagi mereka untuk mencapai tujuan hidup utama mereka yaitu meninggalkan ego mereka. Dengan meninggalkan ego mereka, mereka percaya bahwa mereka akan sampai kepada Tuhan. Dalam tradisi cerita rakyat, Darwis memiliki kekuatan super dan mereka dapat melakukan keajaiban karena mereka dekat dengan Tuhan. Mistisisme dan spiritualitas merupakan beberapa ciri khas yang melekat pada para Dervish dan upacara mereka. Upacara Dervish Pamukkale berlangsung selama kurang lebih satu jam. Pertunjukan ini menampilkan tahapan-tahapan yang dilakukan para darwis untuk mencapai Tuhan, yang merupakan nilai tertinggi dalam hidup mereka. Pertunjukan dimulai dengan doa dan kemudian guru darwis menunjukkan tempat-tempat yang harus diambil oleh para darwis. Begitu para Dervish mengambil posisi masing-masing, tarian “Circling of Veled” pun dimulai, dan tarian ini melambangkan kebangkitan dari kubur. Kostum para Dervish juga menampilkan beberapa simbol. Jubah menunjukkan kuburan dan topi melambangkan nisan. Seiring berjalannya pertunjukan, para Dervish mulai melepaskan jubah mereka sedikit demi sedikit, yang menandakan bahwa mereka telah mencapai kebebasan spiritual. Upacara ini benar-benar spektakuler dan penuh dengan emosi. Upacara Darwis membutuhkan serangkaian elemen spiritual, religius, dan fisik yang spesifik dan para darwis menjalani pelatihan yang intens. Selama upacara berlangsung, Anda akan dapat merasa tenang, rileks, dan bebas dari rasa khawatir karena suasana spiritual dan mistis.