Perjalanan ini dimulai di Asakusa, kawasan paling tradisional di Tokyo. Kita akan tiba di “Kaminarimon” (Gerbang Guntur), yang akan membawa kita ke “Nakamise dori”, jalan panjang yang dipenuhi toko-toko tradisional dan mengarah ke kuil Buddha tertua di Tokyo, Sensoji, yang didirikan pada abad ke-8.
Kita akan mengunjungi Sensoji, meminta petunjuk dari dewa dengan menarik “omikuji” (kertas ramalan), dan juga mengunjungi kuil Shinto Asakusa yang terletak di sebelahnya. Panduan ini akan menjelaskan hubungan antara agama Buddha dan Shinto dalam sejarah Jepang serta dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Setelah Tur keliling lingkungan sekitar, kita akan naik kereta bawah tanah ke Akihabara, surga bagi para penggemar elektronik sekaligus penggemar manga dan anime. Selain mengunjungi “Electric Town” yang legendaris, kita akan berkeliling di antara berbagai toko di kawasan tersebut, dan akan menjumpai para “maid”, yaitu gadis-gadis yang mengenakan kostum bergaya “cosplay” dan bekerja di “maid café” khas setempat.
Ini adalah kawasan perbelanjaan tempat Anda bisa membeli berbagai barang, mulai dari barang elektronik, jam tangan Jepang, hingga manga dan “figur”.
Terakhir, kita akan melanjutkan perjalanan ke Kanda yang terletak tak jauh dari sini. Di sana, jika kita mau, kita bisa menikmati makan siang dengan sushi yang lezat dengan harga terjangkau di sebuah restoran lokal otentik yang hanya dikunjungi oleh penduduk setempat.