Jelajahi Warisan pastoral dan kuliner yang kaya dari Lazarat bersama Jaco dan keluarganya, yang telah menggembalakan domba dan kambing selama berabad-abad. Pengalaman ini berlangsung baik di dalam maupun di luar rumah keju milik keluarga tersebut, di mana para tamu juga dapat menjelajahi sebuah museum keluarga kecil yang memamerkan perkakas dan benda-benda tradisional yang digunakan oleh para gembala dari generasi ke generasi.
Para tamu dapat menikmati sesi mencicipi tujuh hidangan buatan tangan yang terbuat dari produk susu lokal segar, yang disiapkan berdasarkan resep asli keluarga. Keju seperti kackavalli, keju kuning yang dilelehkan di atas api, saus berbahan dasar yogurt, dan mentega buatan sendiri disajikan bersama roti gandum dan jagung panggang, sayuran musiman, hidangan manis, serta minuman lokal seperti raki atau jus buah segar. Setiap sesi mencicipi dijelaskan secara terperinci, dengan menyoroti resep, bahan-bahan, dan teknik persiapan tradisional.
Pengalaman ini semakin diperkaya dengan alunan musik polifonik lokal, yang dibawakan baik oleh keluarga maupun oleh kelompok polifonik pria Lazarat yang terkenal di tingkat nasional, tergantung pada jumlah peserta. Para tamu diundang untuk berpartisipasi secara aktif dengan mempelajari tarian iso serta menjelajahi hubungan budaya antara mencicipi keju dan nyanyian polifonik.
Kunjungan ini diakhiri dengan singgah di toko milik keluarga, di mana para tamu dapat membeli produk susu buatan tangan, minuman khas setempat, dan krim tradisional. Para tamu pulang dengan rasa kagum yang mendalam terhadap tradisi kuliner Lazarat serta cita rasa yang terbentuk berkat padang rumput, pegunungan, dan air bersihnya.
Pengalaman ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan akrab, baik di dalam rumah keju maupun di taman luar ruangan. Suasana rumah yang hangat dan taman dengan pemandangan panorama Lembah Drinos menjamin pengalaman yang nyaman dan interaktif, yang sangat cocok untuk kelompok kecil.