Rasakan tur yang informatif dan mengesankan di Ghetto Warsawa. Topik dari tur ini adalah sejarah pendirian dan likuidasi ghetto terbesar di Eropa. Pada tahun 1940, Nazi mendirikan ghetto di jantung kota Warsawa. Lebih dari 400.000 orang Yahudi dari Warsawa dan daerah sekitarnya dijejalkan di area seluas 4 kilometer persegi. 100.000 orang meninggal di sini karena kelelahan, kelaparan, dan penyakit dan lebih dari 300.000 orang dibunuh di kamp pemusnahan Treblinka.
Sebagai hasil dari upaya untuk melikuidasi ghetto secara menyeluruh, sebuah pemberontakan pecah pada tahun 1943. Perjuangan yang tidak seimbang antara para pemberontak melawan pasukan Jerman yang bersenjata berlangsung selama hampir satu bulan. Sebagai balas dendam, Nazi benar-benar menghancurkan ghetto tersebut. Tempat ini hanya dihuni oleh beberapa orang Yahudi, termasuk Władysław Szpilman, tokoh utama dalam film “The Pianist” karya Roman Polanski.
Sebelum Perang Dunia Kedua, komunitas Yahudi terbesar kedua tinggal di Warsawa, mencapai 30 persen dari seluruh populasi kota. Dalam waktu kurang dari 3 tahun, komunitas Yahudi tidak lagi ada di Warsawa.
Selama tur 3 jam ini, Anda akan menjelajahi tempat-tempat yang sebenarnya dan mendengar kisah-kisah otentik. Temukan pecahan tembok ghetto, jalan terakhir ghetto, dan lingkungan yang terletak di dalam ghetto. Kunjungi satu-satunya sinagoge yang selamat dari Perang Dunia Kedua dan masih beroperasi.
Cari tahu dari mana logika kehancuran yang seharusnya berasal dan bagaimana rencana solusi akhir diterapkan. Pelajari tentang kehidupan sehari-hari di ghetto, mengapa orang-orang Yahudi mengangkat senjata, dan siapa yang membantu mereka. Temukan simbolisme Umschlagplatz (tempat pengumpulan) dan Monumen Pahlawan Ghetto. Meskipun ghetto ini sudah lama tidak ada, sejarahnya perlu diceritakan.