Mulailah perjalanan Anda dengan mengamati Bulan dan planet-planet, jika mereka terlihat pada malam itu. Di Bulan, sesuaikan tingkat pembesaran untuk memperbesar kawah dan punggung gunung. Di Saturnus, saksikan cincin-cincinnya yang megah, yang menghadirkan efek 3D yang nyata. Di Jupiter, amati sabuk-sabuk awan dan keempat satelit terbesarnya: Io, Europa, Callisto, dan Ganymede.
Seiring dengan semakin gelapnya langit, semakin banyak bintang yang muncul di langit. Bidiklah bintang-bintang yang bersinar terang, temukan warna-warna yang berbeda dari bintang-bintang tersebut, dan telusuri pertanyaan-pertanyaan seperti: Terbuat dari apa bintang-bintang itu? Bagaimana mereka menghasilkan energi? Apa itu evolusi bintang — mulai dari bintang-bintang mirip Matahari hingga bintang katai putih, raksasa merah, dan raksasa super yang suatu hari nanti akan meledak menjadi supernova.
Nikmati formasi laser hijau Tur. Ikuti panduan menjelajahi langit malam, mengenali rasi bintang yang terang, dan belajar cara menemukan Polaris, Bintang Utara. Hidupkan kembali rasi bintang melalui mitos-mitos Yunani Kuno dan simak bagaimana berbagai budaya di seluruh dunia memandang serta memberi nama bintang-bintang dengan cara mereka masing-masing yang unik. Beberapa nama rasi bintang bahkan mungkin termasuk di antara jejak-jejak peradaban manusia tertua yang masih ada hingga kini.
Sambil berbagi pengetahuan ilmiah dan kisah-kisah tentang langit malam, mulailah penjelajahan langit dalam Tur Anda dengan nebula planetari, sisa-sisa kematian sebuah bintang yang mirip Matahari. Kemudian, arahkan teleskop-teleskop tersebut ke berbagai sasaran: gugus bintang, nebula, galaksi-galaksi jauh lainnya—beberapa di antaranya bahkan sedang bertabrakan—yang masing-masing berisi ratusan miliar bintang.