Temui pemandu Anda di titik pertemuan yang telah ditentukan sebelumnya, lalu mulailah berjalan kaki menyusuri hilir Sungai Gangga menuju Ashram The Beatles, yang terletak sekitar 1,5 km dari sana.
Selama perjalanan, kunjungi Ashram Geeta Bhavan dan Ashram Parmarth Niketan, dua pusat spiritual paling terkenal di Rishikesh. Geeta Bhavan sangat populer di kalangan para pencari spiritual asal India, sedangkan Parmarth Niketan menarik banyak pengunjung dari luar negeri. Kedua ashram tersebut berdiri dengan indah di tepi Sungai Gangga yang suci, menghadirkan suasana spiritual yang tenang sekaligus semarak.
Bertemu & masuk (gerbang Chaurasi Kutiya) — Mulailah dari pintu masuk utama dan beli tiket Anda. Ashram tersebut terletak di dalam kawasan lindung dan memiliki area sambutan/gerbang yang sederhana di depan jalur-jalur pendakian.
Taman selamat datang & jalan setapak yang rindang — Telusuri jalan masuk yang tenang dan dipenuhi pepohonan ini, yang menghadirkan suasana khas: kicauan burung, cahaya yang berkilauan di antara dedaunan, serta gemericik hutan di sekitar kawasan Rajaji. Jalur pendek ini sangat cocok untuk pemanasan ringan.
Ved Bhawan (aula utama) — Aula besar tempat Maharishi Mahesh Yogi mengajarkan Meditasi Transendental ™ kini dihiasi dengan lukisan dinding dan pameran foto yang mendokumentasikan sejarah ashram serta masa tinggal The Beatles di sana. Ini adalah tempat yang tepat untuk memulai dan memahami konteksnya.
Chaurasi Kutiya — pondok meditasi berbentuk kubah — Jelajahi kutiya (sel meditasi) berbentuk kubah yang ikonik ini. Kubah-kubah batu ini merupakan jantung dari lokasi tersebut dan merupakan tempat-tempat yang tepat di mana band tersebut melakukan meditasi dan berkarya.
rishikeshnomads.com
Jalur Graffiti & Mural — Jelajahi dari satu gubuk ke gubuk lainnya sambil menikmati mural berwarna-warni, potret The Beatles, dan seni jalanan kontemporer karya seniman lokal maupun seniman tamu — bagian paling fotogenik dari perjalanan ini.
Sudut-sudut meditasi yang tenang & gua-gua — Temukan ceruk-ceruk kecil dan gua-gua untuk menikmati beberapa menit keheningan atau merenung dengan santai; banyak pengunjung duduk di sini untuk merasakan suasana yang dulu menginspirasi lagu-lagu dan praktik meditasi.
Arsitektur yang layak diabadikan dalam foto (kubah dan reruntuhan) — Jelajahi ruang-ruang kelas yang telah runtuh, fasad berkubah, dan sisa-sisa perpustakaan — latar belakang yang penuh suasana untuk berfoto dan sekilas melihat tata letak ashram pada masa lalu.
Tempat pemandangan tepi sungai (jarak tempuh singkat) — Sebuah jalan setapak pendek dari kompleks ini mengarah ke hamparan hijau yang menghadap ke Sungai Gangga; tempat yang ideal untuk beristirahat sejenak dan merasakan ketenangan tepi sungai di Rishikesh.
Instalasi seni & mural yang berganti-ganti — Tergantung waktunya, Anda mungkin akan melihat mural dan instalasi baru — Jalur seni Rishikesh sering kali meluas melampaui tembok ashram hingga ke gang-gang di sekitarnya.
Pintu keluar, kafe-kafe lokal, dan kios suvenir — Perjalanan berakhir di pintu keluar, di mana para pedagang kecil dan kafe-kafe di sekitarnya menyajikan teh, camilan, serta suvenir bertema The Beatles — sebuah penutup yang santai untuk perjalanan ini. ID: Wisatawan asing wajib membawa paspor atau fotokopinya untuk masuk