Jelajahi Budaya Peranakan di Singapura dalam tur berpemandu Tur di kawasan Katong dan Joo Chiat. Nikmati keindahan ruko-ruko yang penuh warna, kunjungi museum Peranakan swasta, dan cicipi camilan tradisional Peranakan.
Awali petualangan Tur Anda dengan mengunjungi deretan ruko ikonik di sepanjang Jalan Koon Seng. Dibangun pada tahun 1920-an, bangunan-bangunan berwarna pastel ini dulunya dihuni oleh komunitas yang beragam, termasuk etnis Tionghoa Peranakan. Jalan ini, yang terkenal memiliki beberapa rumah terindah di Singapura, telah menarik perhatian pengunjung dari berbagai negara.
Selanjutnya, kunjungi museum Peranakan swasta, yang dulunya merupakan rumah asli seorang Peranakan dan kini menjadi museum swasta, untuk mendapatkan wawasan tentang budaya material kebaya, kerosang, dan sepatu manik-manik.
Jelajahi kawasan-kawasan penuh warna di Katong-Joo Chiat, pelajari hubungan antara Katong dan penyu, bagaimana kawasan ini menjadi tempat tinggal kaum kaya dan masyarakat Peranakan, serta perkembangannya pasca-perang hingga menjadi kawasan seperti sekarang ini yang dipenuhi kafe-kafe bergaya hipster, ruko-ruko bersejarah, dan budaya yang semarak.
Jangan pulang dari Katong-Joo Chiat dengan tangan kosong: bawalah sedikit sentuhan budaya Peranakan sebagai kenang-kenangan dari Kim Choo Kueh Chang. Sejak tahun 1945, warung yang sangat digemari ini telah menyajikan bakpao bertekstur kenyal—hidangan khas dalam budaya Peranakan. Cobalah camilan ini dan camilan Nyonya lainnya dalam sesi minum teh bertema Peranakan.
Bagi yang mencari suvenir yang lebih awet untuk membungkus Tur ini, silakan lihat beragam pilihan kain batik yang mereka tawarkan. Terakhir, mari kenali Laksa, hidangan kaldu kelapa pedas yang mencerminkan perpaduan budaya kuliner Melayu-Tionghoa oleh masyarakat Peranakan.
Tur cocok untuk segala usia | Tur hanya akan diselenggarakan jika terdapat minimal 4 peserta.