Jelajahi Tallinn dengan mengunjungi situs-situs dari berbagai periode sejarah kota ini. Mulailah dengan Kota Tua abad pertengahan, di mana rumah-rumah beratap runcing, gereja, dan alun-alun dibangun antara abad ke-13 dan ke-15. Pemandu Anda memadukan sejarah dengan legenda lokal yang membentuk karakter kota ini - mulai dari alasan mengapa Tallinn “pincang” hingga kisah Old Thomas di menara Balai Kota.
Lanjutkan dengan bus atau mobil ke Kadriorg, distrik hijau yang memiliki vila-vila kayu, Museum Seni Kumu, dan istana barok yang awalnya dibangun untuk Tsar Peter Agung Rusia. Dalam perjalanan menuju Pirita, Anda akan melewati Song Festival Grounds - lokasi Revolusi Menyanyi Estonia pada akhir 1980-an.
Di Pirita, Anda mencapai garis pantai Teluk Finlandia. Dari sini, Anda bisa menikmati pemandangan Tallinn yang terkenal di kalangan penduduk setempat - cakrawala kota yang dibingkai oleh laut dan langit. Anda juga dapat melihat reruntuhan Biara St Bridget, biara abad ke-15, dan Menara TV Tallinn era Soviet di dekatnya.
Perjalanan Tur berakhir di Viimsi Open Air Museum, sebuah koleksi rumah-rumah pertanian bersejarah yang terletak di tepi laut. Daerah ini merupakan zona perbatasan Soviet yang terbatas hingga tahun 1991, tertutup bagi sebagian besar warga Estonia. Saat ini, tempat ini melestarikan cara hidup masyarakat nelayan Estonia dari abad ke-18 dan ke-19.