expedia

Tiket Masuk Candi Ratu Boko

Oleh GlobalTix Pte Ltd
Harga Rp48.000 per dewasa
Fasilitas
  • 10j 30m
  • Voucher mobile
  • Konfirmasi instan
Ringkasan
  • Ratu Boko: istana kuno di puncak bukit dekat Prambanan.
  • Ratu Boko yang bersejarah, perpaduan warisan Hindu-Buddha.
  • Istana Ratu Boko: Reruntuhan kompleks kerajaan abad ke-8.
  • Reruntuhan puncak bukit yang damai dari kerajaan Ratu Boko.
  • Ratu Boko: istana legendaris Ratu Boko dan Jonggrang.

Lokasi aktivitas

  • Keraton Ratu Boko
    • Jalan Bendo
    • Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Titik Temu/Berangkat

  • Keraton Ratu Boko
    • Jalan Bendo
    • Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Periksa ketersediaan


Ratu Boko untuk pemegang KTP Indonesia
  • Durasi aktivitas adalah 10 jam 30 menit10j 30m
    10j 30m
  • Jam buka: Sel 07.00-17.30
Rincian harga
Rp48.000 x 1 DewasaRp48.000

Total
Harga Rp48.000
Ratu Boko untuk pemegang kartu identitas non-Indonesia
  • Durasi aktivitas adalah 10 jam 30 menit10j 30m
    10j 30m
  • Jam buka: Sel 07.00-17.30
Rincian harga
Rp330.000 x 1 DewasaRp330.000

Total
Harga Rp330.000
Konten di halaman ini mungkin diproduksi dengan terjemahan mesin

Apa yang sudah termasuk dan apa yang belum

  • Sudah termasukSudah termasuk
    Tiket Masuk Candi Ratu Boko
  • Tidak termasukTidak termasuk
    Jam Operasional Ratu Boko: 07:00 - 17:30 WIB. Harap diperhatikan: Pemindaian tiket terakhir adalah pada pukul 16:00.

Ketahui sebelum memesan

  • Tiket hanya berlaku pada tanggal yang dipilih.
  • Dewasa: 10 tahun ke atas.
  • Anak-anak: Usia 3-10 tahun.
  • Bayi: Berusia 1-2 tahun, tidak memerlukan tiket.

Apa yang bisa Anda harapkan

Ratu Boko terletak sekitar 3 kilometer sebelah selatan Candi Prambanan, berada di puncak bukit dengan ketinggian sekitar 195,97 meter di atas permukaan laut. Tidak seperti candi-candi kuno pada umumnya, Ratu Boko sebenarnya adalah sisa-sisa kompleks istana. Karena alasan ini, tempat ini sering disebut sebagai Kraton Ratu Boko. Menurut legenda setempat, situs ini dulunya adalah istana Ratu Boko, ayah dari Lara Jonggrang.

Kompleks Ratu Boko diyakini didirikan pada abad ke-8 oleh Dinasti Syailendra yang beragama Buddha , dan kemudian diambil alih oleh penguasa Hindu Mataram. Peralihan kekuasaan ini menghasilkan elemen-elemen arsitektur dan budaya yang dipengaruhi oleh Buddhisme dan Hinduisme.

Salah satu temuan terpenting di situs ini adalah Prasasti Abhayagiriwihara, yang bertanggal 792 Masehi. Ditulis dalam aksara pranagari -sebuah ciri khas prasasti Buddha-menyatakan bahwa Raja Tejapurnama Panangkarana, yang diyakini sebagai Rakai Panangkaran, memerintahkan pembangunan Abhayagiriwihara. Namanya juga muncul di beberapa prasasti bersejarah lainnya, termasuk Prasasti Kalasan (779 M), Prasasti Mantyasih (907 M), dan Prasasti Wanua Tengah III (908 M).

Istilah abhaya berarti “kedamaian”, dan giri berarti “bukit”, jadi Abhayagiriwihara diterjemahkan menjadi “biara yang dibangun di atas bukit yang penuh kedamaian”. Pada masa pemerintahan Rakai Walaing Pu Kombayoni (898-908 Masehi), wihara ini berganti nama menjadi Kraton Walaing.

Saat ini, situs Ratu Boko membentang di area yang luas dan memiliki beberapa kelompok bangunan. Meskipun banyak bangunan yang kini menjadi reruntuhan, situs ini tetap menjadi tengara bersejarah yang signifikan dengan perpaduan warisan budaya dan arsitektur yang kaya.

Lokasi

Lokasi aktivitas

  • LOB_ACTIVITIESLOB_ACTIVITIES
    Keraton Ratu Boko
    • Jalan Bendo
    • Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Titik Temu/Berangkat

  • PEOPLEPEOPLE
    Keraton Ratu Boko
    • Jalan Bendo
    • Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia