Arakurayama Sengen Park adalah salah satu tempat wisata paling ikonik di Jepang, yang menawarkan pemandangan klasik Gunung Fuji, pagoda lima lantai, dan bunga sakura dalam satu bingkai. Dari akhir Maret hingga pertengahan April, sekitar 650 pohon sakura bermekaran di taman ini, menarik banyak pengunjung untuk menghadiri Festival Bunga Sakura tahunan. Menaiki 398 anak tangga dari pintu masuk taman akan membawa Anda ke dek observasi di mana Anda dapat menikmati panorama Gunung Fuji di samping pagoda-sebuah tempat favorit untuk berfoto bagi para penggemar fotografi. Pada musim gugur, taman ini berubah menjadi permadani daun berwarna merah dan emas, yang sangat kontras dengan pagoda berwarna merah terang dan Gunung Fuji yang tertutup salju. Di dekatnya, jalan-jalan di sekitar Toko Jam Hikawa juga merupakan lokasi foto yang populer dengan latar belakang pemandangan Gunung Fuji yang indah.
Terletak di tepi utara Danau Kawaguchi di Prefektur Yamanashi, Kawaguchiko Craft Park adalah fasilitas wisata komprehensif yang menyatukan pengalaman kerajinan tangan, restoran, dan belanja suvenir, taman ini memiliki ruang makan yang nyaman dan tempat duduk terbuka, di mana pengunjung dapat menikmati hidangan sambil menikmati pemandangan Gunung Fuji yang indah. Di dalam fasilitas ini juga terdapat area cinderamata yang menawarkan makanan khas setempat dan barang-barang edisi terbatas, menjadikannya tempat yang ideal untuk mencari kenang-kenangan atau hadiah dari perjalanan Anda. Hanya dengan berjalan kaki beberapa menit dari taman menuju tepi danau, menawarkan pemandangan klasik Gunung Fuji yang terpantul di water.In musim semi, jalan setapak di tepi danau dipenuhi dengan bunga sakura yang bermekaran, cocok untuk berjalan-jalan santai, sementara pada musim gugur, pengunjung dapat menuju ke Koridor Maple yang terkenal di dekatnya untuk mengagumi warna-warni dedaunan musim gugur yang semarak.
Taman Oishi dikenal dengan pemandangan Gunung Fuji dan Danau Kawaguchi yang luas. Di sepanjang tepi danau membentang “Jalan Bunga” sepanjang 350 meter, di mana bunga-bunga musiman bermekaran-tulip di musim semi, lavender di musim panas, dan kochia (sapu rumput) di musim gugur. Selama Festival Bunga Kawaguchiko, yang diselenggarakan dari akhir Juni hingga pertengahan Juli, ladang lavender ungu yang semarak menciptakan pemandangan seperti mimpi dengan latar belakang Gunung Fuji.
Saiko Iyashi-no-Sato Nenba, yang terletak di tepi Danau Saiko di Yamanashi, adalah sebuah desa tradisional yang telah direstorasi dengan rumah-rumah beratap jerami yang mengingatkan kita pada Shirakawa-go. Tempat ini memiliki sekitar 20 rumah yang berfungsi sebagai studio kerajinan, toko suvenir, dan tempat makan. Pengunjung dapat mengenakan pakaian kimono atau ninja dan mengambil foto dengan latar belakang Gunung Fuji-salah satu kegiatan paling populer di sini. Desa ini indah sepanjang tahun, dengan bunga sakura dan ikan mas di musim semi, tanaman hijau subur di musim panas, dedaunan musim gugur yang semarak, dan pemandangan bersalju di musim dingin.
Makan siang menawarkan beberapa pilihan: Shabu-shabu daging sapi Kobe yang dibuat dengan Wagyu hitam Jepang kelas A5; Steak daging sapi anggur Koshu, yang menyajikan Wagyu yang dibesarkan dengan anggur di Yamanashi; dan mie Houtou, hidangan khas setempat yang direbus dalam kaldu miso dengan sayuran dan ayam.