Perhentian pertama dalam tur setengah hari Anda di Taipei adalah National Palace Museum yang terkenal di dunia, yang juga merupakan salah satu museum terbesar di dunia.
Dengan koleksi hampir 700.000 keping artefak dan karya seni Tiongkok kuno, museum ini memamerkan 8.000 tahun sejarah seni Tiongkok yang mencakup berbagai dinasti. Dua dari karya seni paling terkenal yang dipamerkan adalah “Kubis Giok” dan “Batu Berbentuk Daging”, yang wajib dilihat di Museum Istana Nasional.
Perhentian berikutnya adalah Chiang Kai-shek Memorial Hall, sebuah monumen yang mengesankan untuk mengenang mendiang presiden Republik Tiongkok, Chang Kai-shek. Untuk mencapai aula utama, Anda harus menaiki 89 anak tangga, yang merepresentasikan usia Chang Kai-Shek saat meninggal. Di sini, upacara pergantian petugas jaga berlangsung setiap jam pada pukul 09:00 di aula utama.
Selain aula utama tugu peringatan yang megah, taman Cina yang indah di sekitar bangunan dan alun-alun yang luas juga patut dikunjungi. Jika Anda datang ke sini pada pagi hari, Anda dapat melihat beberapa orang berlatih Qigong di sana.
Tur kami berlanjut dengan kunjungan ke Kuil Lungshan, di mana masyarakat setempat berdoa untuk keberuntungan atau menemukan kedamaian batin. Di sini Anda akan belajar tentang kepercayaan dan praktik keagamaan Taiwan.
Kuil ini dibangun pada tahun 1738 dan didedikasikan untuk Guanyin (Dewi Welas Asih). Kuil ini mengalami kerusakan parah selama Serangan Udara Taipei, tetapi patung Guanyin selamat dari serangan tersebut. Selain Dewi Welas Asih, kuil ini juga memuja Yue Lao (Dewa Perjodohan), Wenchang Dijun (Dewa Sastra), Songzi Niangniang (gadis pembawa keturunan), dan masih banyak lagi. Anda dapat berdoa untuk diri sendiri dan keluarga Anda, dan bahkan mencoba meminta nasihat dari para dewa dengan melemparkan balok ramalan.