Awali hari Anda dengan mendaki melalui jalur Kalitalang menuju Gunung Merapi. Nikmati pemandangan yang menakjubkan dan lihat kawah gunung berapi dari jarak yang lebih dekat. Setelah selesai mendaki, kunjungi Istana Kerajaan, kediaman Sultan, dan nikmati pertunjukan gamelan.
Selanjutnya, kunjungi Istana Air Tamansari yang terletak di dekat Pasar Tradisional Ngasem. Jelajahi tempat ini dan kunjungi pasarnya, di mana Anda bisa makan siang sambil menikmati cita rasa khas setempat.
Terakhir, Anda bisa memilih untuk mengakhiri hari Anda dengan pengalaman paralayang (opsional). Terbanglah secara tandem bersama pilot berpengalaman dan nikmati pemandangan dari atas. Ada dua lokasi paralayang di Yogyakarta: Pantai Watugupit/Parangtritis dan Bukit Girisembung. Aktivitas paralayang di Watugupit tersedia setiap hari mulai bulan Desember hingga April. Aktivitas paralayang di Girisembung diselenggarakan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Senin dari bulan Januari hingga Desember. Karena kegiatan paralayang di Girisembung tidak tersedia setiap hari, pastikan tanggal pemesanan Anda sudah benar sesuai dengan jadwal.
Paralayang dari kedua lokasi ini menawarkan pemandangan dari udara yang sangat berbeda. Di Watugupit, Anda akan melihat Laut Selatan dan mendarat langsung di Pantai Parangtritis. Aktivitas paralayang di Watugupit biasanya dilakukan pada sore hari karena para wisatawan ingin menikmati pemandangan matahari terbenam di pantai. Sementara itu, kegiatan paralayang di Girisembung menyuguhkan pemandangan luas perbukitan Menoreh yang membentang sepanjang puluhan kilometer, dan Anda akan mendarat tepat di tengah-tengah sawah. Karena kedua lokasi ini tidak dapat dibandingkan dan masing-masing memiliki keunikan tersendiri, Anda mungkin ingin mencoba paralayang di kedua destinasi tersebut.