Katedral San Rufino

Cathedral of San Rufino featuring heritage architecture, a church or cathedral and religious elements
Cathedral of San Rufino featuring heritage architecture, a church or cathedral and religious elements
Cathedral of San Rufino showing signage and a church or cathedral
Cathedral of San Rufino showing heritage architecture and a church or cathedral
Cathedral of San Rufino featuring heritage elements


Kunjungi katedral Romanesque abad ke-13 ini untuk mempelajari sejarah situs yang terkenal dan berdiri di tempat St. Francis dibaptis pada tahun 1182.

Meskipun tidak terlalu terkenal dibandingkan beberapa tempat ibadah lainnya di Assisi, Katedral San Rufino adalah tempat dengan makna sejarah, spiritual, dan arsitektural yang sangat penting. Didedikasikan untuk santo pelindung Assisi, Rufinus dari Assisi, yang mengkristenkan kota ini pada abad ke-3, Katedral San Rufino berdiri di atas reruntuhan dua tempat ibadah lainnya. Jelajahi interior katedral, piazza di sekitarnya dan ruangan bawah tanah untuk melihat beragam gaya arsitektur dan ketahui pentingnya situs ini dalam sejarah Ordo Franciscan.

Amati fasad barat, yang dibangun dengan gaya Romanesque yang elegan, dengan hiasan dekoratif, relief singa dan griffin yang menjaga pintu. Lihat jendela mawar dekoratif berbentuk roda di atas pintu masuk katedral. Dari sudut pandang ini, Anda juga bisa melihat menara lonceng di sebelah kiri katedral, yang dibangun lebih dari satu abad sebelum katedral, menunjukkan pengembangan gaya arsitektur dan teknik konstruksi.

Beralihlah ke nave tengah katedral, amati altar dengan hiasan dan pilar besar yang menopang kubah di atasnya. Lihatlah ke bawah melalui panel kaca transparan di bawah kaki Anda untuk melihat reruntuhan gereja tua tempat katedral ini dibangun.

Berjalanlah ke font pembaptisan kuno di samping pintu masuk di sebelah kanan nave. Di tempat inilah St. Francis, santo pelindung Italia, dan banyak murid aslinya, termasuk St. Clare, dibaptis.

Kunjungi museum gereja untuk melihat berbagai fresko yang terpisah dari abad ke-12 dan ke-13, beragam lukisan dan koleksi arsitektural kecil. Dari sini Anda bisa memasuki ruang bawah tanah yang memiliki sisa-sisa gereja yang dibangun di tempat ini pada abad ke-11, di samping sarkofagus Romawi abad ke-3 yang berisi relik Rufinus.

Katedral San Rufino buka setiap hari, namun jam buka bervariasi sesuai musim dan biasanya tutup saat jam makan siang. Tidak ada biaya masuk ke katedral utama, tapi ada biaya masuk ke museum katedral dan ruang bawah tanah.

Tempat populer untuk dikunjungi


Opsi Penginapan Terbaik Dekat Katedral San Rufino

Giotto Hotel & Spa

Giotto Hotel & Spa

4 out of 5
Via Fontebella 41 Assisi PG
Giotto Hotel & Spa
BV Grand Hotel Assisi

BV Grand Hotel Assisi

4 out of 5
Via Giovanni Renzi No 2 Assisi PG
BV Grand Hotel Assisi
TH Assisi - Hotel Cenacolo

TH Assisi - Hotel Cenacolo

4 out of 5
Viale Patrono d'Italia 70 Assisi PG
TH Assisi - Hotel Cenacolo
Hotel Fontebella

Hotel Fontebella

4 out of 5
25 Via Fontebella Assisi PG
Hotel Fontebella
Nun Assisi Relais Spa Museum

Nun Assisi Relais Spa Museum

5 out of 5
Via Eremo delle Carceri 1A Assisi PG
Nun Assisi Relais Spa Museum
Hotel Umbra

Hotel Umbra

3 out of 5
Via Degli Archi 6 Assisi PG
Hotel Umbra
Hotel Il Duomo

Hotel Il Duomo

3 out of 5
Via Porta Perlici 13 Assisi PG
Hotel Il Duomo
Portica 10

Portica 10

Via Portica 10 Assisi PG
Portica 10
Hotel Monastero Sant'Andrea

Hotel Monastero Sant'Andrea

Vicolo Santa Margherita 13 Assisi PG
Hotel Monastero Sant'Andrea
Harga per malam terendah yang ditemukan dalam 24 jam terakhir berdasarkan pencarian 1 malam untuk 2 tamu dewasa. Harga dan ketersediaan dapat berubah sewaktu-waktu. Ketentuan tambahan dapat berlaku.

Jelajahi dunia perjalanan dengan Expedia