Atraksi wisata di Catur Tunggal
Aktivitas, Atraksi Wisata, dan Tur
Kunjungi Catur Tunggal





- Jelajahi aktivitasJelajahi ribuan pengalaman mulai dari aktivitas dan objek wisata hingga tur sehari dan transportasi.
- Pesan dengan mudahTidak perlu antre - pesan tiket online dalam hitungan menit ke objek wisata terbaik dengan pembatalan gratis untuk banyak aktivitas.
- Manjakan diri AndaMember hemat minimal % saat Anda memesan aktivitas.
Tempat populer untuk dikunjungi
Pakuwon Mall
Selama Anda mengunjungi Condongcatur, Anda dapat menikmati terapi belanja di Pakuwon Mall. Luangkan waktu untuk mengunjungi kuil di area kaya budaya ini.
Stadion Maguwoharjo
Hadiri acara di Stadion Maguwoharjo selama perjalanan Anda ke Depok. Luangkan waktu untuk mengunjungi kuil di area unik ini.
Universitas Negeri Yogyakarta
Nikmati suasana kampus saat Anda mengunjungi Universitas Negeri Yogyakarta, selama perjalanan Anda ke Catur Tunggal. Saat berada di area kaya budaya ini, luangkan waktu untuk mengunjungi toko.
Jogja Bay
Bawa keluarga ke Jogja Bay dan nikmati hari yang menyenangkan di taman hiburan di Depok. Luangkan waktu untuk mengunjungi kuil di area kaya budaya ini.
Trans Studio Mini
Anda dapat meluangkan waktu untuk mengunjungi Trans Studio Mini selama perjalanan Anda ke Depok. Saat berada di area ini, Anda dapat meluangkan waktu untuk mengunjungi spa.
Universitas Sanata Dharma
Jelajahi kampus di Universitas Sanata Dharma selama kunjungan Anda ke Catur Tunggal. Jalan-jalan di kebun di area kaya budaya ini.
Lapangan Golf Adisucipto
Nikmati bermain golf di Depok di Lapangan Golf Adisucipto. Luangkan waktu untuk mengunjungi kuil di area kaya budaya ini.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Nikmati suasana kampus di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta selama kunjungan Anda ke Condongcatur. Luangkan waktu untuk mengunjungi toko saat Anda berada di area ini.
Jelajahi dunia perjalanan dengan Expedia
- Rental mobil di Balangan
- Mobil rental di bandara Bandara Internasional Adisucipto
- Rental mobil di Bandung
- Rental mobil di Banguntapan
- Rental mobil di Baturetno
- Rental mobil dekat Candi Prambanan
- Rental mobil di Cangkringan
- Rental mobil di Depok
- Rental mobil dekat Imogiri
- Rental mobil dekat Jogja City Mall
- Rental mobil di Karangmojo
- Rental mobil di Kotabaru
- Rental mobil di Kulon Progo
- Rental mobil di Maguwo
- Rental mobil dekat Merapi Golf Course
- Rental mobil dekat Pantai Depok
- Rental mobil dekat Pantai Parangtritis
- Rental mobil di Pleret
- Rental mobil di Pogung Lor
- Rental mobil dekat Pusat Kota Yogyakarta
- Rental mobil di Semin
- Rental mobil dekat Stadion Maguwoharjo
- Rental mobil di Temon
- Rental mobil dekat Tugu Yogyakarta
- Rental mobil di Yogyakarta
- Rental mobil dekat Daerah Istimewa Yogyakarta
- Rental mobil dekat Umbulharjo
- Rental Mobil Pickup di Sleman





![Batik (Javanese pronunciation: [ˈbateʔ]; Indonesian: [ˈbatɪk]) is a technique of wax-resist dyeing applied to whole cloth, or cloth made using this technique. Batik is made either by drawing dots and lines of the resist with a spouted tool called a canting (IPA: [ʈ͡ʂantiŋ], also spelled tjanting), or by printing the resist with a copper stamp called a cap (IPA: [ʈ͡ʂap], also spelled tjap). The applied wax resists dyes and therefore allows the artisan to color selectively by soaking the cloth in one color, removing the wax with boiling water, and repeating if multiple colors are desired.
A tradition of making batik is found in various countries, including Nigeria, China, India, Malaysia, Philippines and Sri Lanka; the batik of Indonesia, however, is the most well-known. Indonesian batik made in the island of Java has a long history of acculturation, with diverse patterns influenced by a variety of cultures, and is the most developed in terms of pattern, technique, and the quality of workmanship. On October 2009, UNESCO designated Indonesian batik as a Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.
Source: Wikipedia
These batik clothes are sold at one of the high end hotel's gift shop in Yogyakarta. They are hand drawn and painted and hence command a high price! It ranges over US$200 although some cheap batik at the market can be found for a mere US$2. The difference lies in the quality, the design and also the amount of skill that's needed to make them.
Common batik wear are made from cotton. The ones shown here are silk and limited in quantity produced.
Yogyakarta and Surakata (Solo) are two cities where batik originated in Indonesia.
#unesco](https://images.trvl-media.com/place/1718/09cd56ac-2be9-4518-ac77-e217d037b46b.jpg?impolicy=fcrop&w=512&h=288&q=medium)


