Atraksi wisata di Kasihan
Aktivitas, Atraksi Wisata, dan Tur
Kunjungi Kasihan


- Jelajahi aktivitasJelajahi ribuan pengalaman mulai dari aktivitas dan objek wisata hingga tur sehari dan transportasi.
- Pesan dengan mudahTidak perlu antre - pesan tiket online dalam hitungan menit ke objek wisata terbaik dengan pembatalan gratis untuk banyak aktivitas.
- Manjakan diri AndaMember hemat minimal % saat Anda memesan aktivitas.
Tempat populer untuk dikunjungi
1. Jalan Malioboro
Kunjungi berbagai toko, pasar, kafe, dan restoran di Jalan Malioboro, kawasan yang memikat dan menghibur. Jalan Malioboro membelah jantung pusat kota Yogyakarta, sementara sisi jalan yang berdampingan menawarkan pilihan belanja dan tempat makan yang lebih banyak. Selama masa kolonial, jalan ini merupakan pusat pemerintahan Belanda. Jalan ini kemudian digunakan sebagai jalan upacara untuk Kesultanan Yogyakarta. Nama Malioboro berasal dari Duke of Marlborough, tokoh terkemuka selama pemerintahan Inggris di Indonesia.
Selengkapnya

2. Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan kompleks candi Buddha Mahayana yang menakjubkan. Situs UNESCO ini terdiri dari 9 lapisan teras dan perpaduan beragam bentuk menjadi sebuah kompleks candi yang menakjubkan. Kagumi temuan besar dan variasi dekorasi dan arsitektur di salah satu monumen paling terkemuka dan ikonik dari agama Buddha ini.
Selengkapnya

3. Candi Prambanan
Dengan tampilannya yang menakjubkan dan dekorasinya yang detail, Candi Prambanan dianggap sebagai mahakarya arsitektur dari agama Hindu. Kompleks keagamaan abad ke-8 ini terdiri dari banyak bangunan candi yang tampak muncul dari tanah dengan ujung runcing bergerigi berwarna abu-abu. Perhatikan arsitektur spektakuler dan makna sejati dari situs warisan UNESCO yang luar biasa ini.
Selengkapnya

4. Tugu Yogyakarta
Tugu Yogyakarta adalah tugu yang detail di pusat kota yang memiliki arti khusus bagi warga Yogyakarta. Bangunan abad ke-18 tersebut dibangun oleh sultan pertama kota ini di lokasi simbolis antara Samudra Hindia, Gunung Merapi, dan Kompleks Kraton. Gunakan tugu tersebut sebagai titik kumpul yang praktis untuk bertemu teman dan keluarga selama liburan Anda di sini.
Selengkapnya

5. Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka adalah kompleks luas berisi banyak kandang binatang, taman botani, dan taman yang indah. Kebun binatang ini berisi sekitar 470 binatang yang tersebar di kawasan indah seluas 54 acre (22 hektar). Ajak anak-anak ke taman untuk bersenang-senang seharian penuh bersama seluruh keluarga.
Selengkapnya

Tempat populer untuk dikunjungi
UMY
Ikuti tur kampus atau cukup jelajahi area UMY, selama perjalana Anda di Kasihan. Jelajahi tempat hiburan dan kuil di area kaya budaya ini.





![Batik (Javanese pronunciation: [ˈbateʔ]; Indonesian: [ˈbatɪk]) is a technique of wax-resist dyeing applied to whole cloth, or cloth made using this technique. Batik is made either by drawing dots and lines of the resist with a spouted tool called a canting (IPA: [ʈ͡ʂantiŋ], also spelled tjanting), or by printing the resist with a copper stamp called a cap (IPA: [ʈ͡ʂap], also spelled tjap). The applied wax resists dyes and therefore allows the artisan to color selectively by soaking the cloth in one color, removing the wax with boiling water, and repeating if multiple colors are desired.
A tradition of making batik is found in various countries, including Nigeria, China, India, Malaysia, Philippines and Sri Lanka; the batik of Indonesia, however, is the most well-known. Indonesian batik made in the island of Java has a long history of acculturation, with diverse patterns influenced by a variety of cultures, and is the most developed in terms of pattern, technique, and the quality of workmanship. On October 2009, UNESCO designated Indonesian batik as a Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.
Source: Wikipedia
These batik clothes are sold at one of the high end hotel's gift shop in Yogyakarta. They are hand drawn and painted and hence command a high price! It ranges over US$200 although some cheap batik at the market can be found for a mere US$2. The difference lies in the quality, the design and also the amount of skill that's needed to make them.
Common batik wear are made from cotton. The ones shown here are silk and limited in quantity produced.
Yogyakarta and Surakata (Solo) are two cities where batik originated in Indonesia.
#unesco](https://images.trvl-media.com/place/1718/09cd56ac-2be9-4518-ac77-e217d037b46b.jpg?impolicy=fcrop&w=512&h=288&q=medium)


